Dinas Sosial Banten “Sosialisasikan Tentang IPWL Bagi PSKS” Kabupaten Serang

Senin, 31 Juli 2017 | 16:46:55 WIB | 14 pembaca

SERANG – Dinas Sosial Provinsi Banten mengadakan kegiatan sosialisasi IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) bagi PSKS (Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial) di Kabupaten Serang, yang bertempat di RM “S” Rizky Jl. Jendral Sudirman Ciceri, Kota Serang, Banten, Rabu (11/11/2015).

Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) di Indonesia merupakan masalah yang perkembangannya begitu cepat dan memprihatinkan. Permasalahan ini berdampak luas yang dapat mengancam kaum remaja, yang merupakan penerus bagi generasi bangsa ini.

Oleh karenanya, Dinas Sosial Provinsi Banten sebagai institusi secara fungsional, bertanggungjawab dalam penanganan masalah penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) dan HIV/ AIDS sebagai masalah nasional yang memerlukan penanganan yang serius dan berkesinambungan.

Dalam kegiatan sosialisasi IPWL ini mengikutsertakan para peserta dari bimsos penyalahgunaan NAPZA dan HIV/AIDS, tokoh agama/ masyarakat, dan anggota organisasi atau LSM di Kabupaten Serang. Dengan menghadirkan narasumber dari BNN Provinsi Banten, Dinas Sosial Kabupaten Serang dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Nandy Mulya menjelaskan, “IPWL merupakan pusat kesehatan, rumah sakit, lembaga rehabilitasi medis dan lembaga rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh pemerintah. Korban penyalahgunaan NAPZA pada generasi muda telah tahap yang memprihatinkan, karena jumlahnya cenderung meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2014 di Provinsi Banten sebanyak 985 orang”, katanya dalam sambutannya.

“Secara nasional diperkirakan jumlah pecandu sampai tahun 2014 sebanyak 4 juta orang, namun hanya 18.000 orang yang mengikuti rehabilitasi. Dinas Sosial telah memiliki modal dasar dalam usaha rehabilitasi penyalahgunaan narkotika antara Dinas Sosial, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, dan Karang Taruna tentang pemberdayaan peran pemuda serta pondok pesantren dalam upaya rehabilitasi sosial berbasis masyarakat di Banten”, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana IPWL PSKS, Moch. Noor mengatakan, “Kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan motivasi kepada generasi muda agar mereka dapat mencegah terhadap perilaku penyalahgunaan NAPZA”, katanya dalam sambutannya.

“Berharap dengan adanya kegiatan ini para peserta mampu menyebarluaskan pengetahuan dan informasi yang didapat dari acara ini, sehingga bisa disampaikan dan diterapkan kepada keluarga, saudara, teman dan lingkungan sosial di sekitarnya”, tandasnya. (Dinas Sosial Provinsi Banten/ADV)